BAB 04

04 - AI Scriptwriting: ChatGPT, Claude, Sudowrite untuk Naskah

Estimasi Waktu: 45 menit Level: Intermediate


AI sebagai Writing Partner, Bukan Pengganti

AI bisa bantu nulis, tapi lo tetap penulisnya. AI adalah tools β€” seperti kamera untuk sinematografer. Kamera gak bikin film bagus; sinematografer yang ngerti cara pakainya yang bikin.

Apa yang AI Bisa:

Apa yang AI GAK Bisa:


Tool 1: Claude (Anthropic) β€” Best for Long-Form Narrative

Claude unggul untuk:

Workflow dengan Claude:

Step 1: Character Bible

Bantu aku bikin character bible untuk karakter berikut:

Nama: [NAMA]
Usia: [USIA]
Latar belakang: [BACKGROUND SINGKAT]

Tolong buatkan:
1. Personality traits (5 positif, 3 negatif)
2. Backstory (3 paragraf β€” masa kecil, remaja, dewasa)
3. Voice/Dialogue style (bagaimana dia bicara?)
4. Internal conflict (apa yang dia perjuangkan dalam dirinya?)
5. External goal (apa yang dia ingin capai?)
6. Relationship map (hubungan dengan 3 karakter lain)

Step 2: Scene Outline

Berdasarkan character bible [NAMA] dan logline [LOGLINE],
buatkan scene outline untuk film pendek 3 menit.

Format:
ACT 1 (Setup) β€” 3 scenes
ACT 2 (Conflict) β€” 4 scenes
ACT 3 (Resolution) β€” 3 scenes

Tiap scene: 1-2 kalimat deskripsi + emotional beat.

Step 3: Scene Writing

Tulis scene 1 dari outline di atas. Format screenplay.

Rules:
- Show, don't tell
- Dialogue natural, bukan eksposisi
- Visual description spesifik (untuk AI generation nanti)
- Maksimal 1 halaman

Tool 2: ChatGPT (OpenAI) β€” Best for Iteration & Brainstorming

ChatGPT unggul untuk:

Prompt Template:

Kamu adalah script editor berpengalaman. Aku akan kasih kamu
scene dari film pendekku. Tolong berikan:

1. Apa yang bekerja di scene ini? (2-3 poin)
2. Apa yang bisa diperbaiki? (2-3 poin spesifik)
3. 3 alternatif dialogue untuk [KARAKTER] di bagian [BAGIAN]
4. Saran pacing β€” apakah ada bagian yang terlalu lambat/cepat?
5. 1 ide untuk bikin scene ini lebih visual/cinematic

JANGAN tulis ulang scene. Berikan saja feedback + suggestions.

Tool 3: Sudowrite β€” Best for Fiction Writers

Sudowrite adalah AI writing tool yang didesain khusus untuk fiksi. Fitur unggulan:

Best for:


3-Act Structure untuk Film Pendek AI

Kenapa 3-Act?

Karena durasi pendek (1-3 menit), struktur harus tight. Setiap detik berharga.

Act 1: Setup (25% durasi)

Act 2: Conflict (50% durasi)

Act 3: Resolution (25% durasi)

Contoh: β€œHujan Pukul Tiga” (durasi 2 menit)

ACT 1 (0:00-0:30)
  Opening: Coffee shop, hujan deras di luar
  Character: Maya, menatap jendela, sendirian
  Incident: Notifikasi di HP β€” "Aku udah move on"

ACT 2 (0:30-1:00)
  Rising: Flashback β€” kenangan dengan mantan di coffee shop yang sama
  Midpoint: Ternyata mereka berjanji akan selalu ketemu di sini
  Low point: Maya menangis, hujan makin deras

ACT 3 (1:00-1:30)
  Climax: Maya menghapus nomor mantan
  Resolution: Hujan mulai reda, Maya tersenyum kecil
  Closing: Kursi kosong, pelangi di luar jendela

Writing for AI Generation

Naskah untuk AI filmmaking beda dengan naskah biasa. Kenapa? Karena lo gak bisa mengandalkan aktor untuk menyampaikan emosi. Lo harus mengandalkan visual, lighting, composition, dan editing.

Rules for AI-Ready Scripts:

  1. Visual over dialogue β€” setiap emosi harus terlihat, bukan cuma terdengar
  2. Specific descriptions β€” β€œcahaya senja oranye masuk dari jendela” > β€œruangan hangat”
  3. Single character focus β€” hindari scene dengan 2+ karakter kalau gak perlu
  4. Static or slow camera β€” AI susah handle fast camera movement
  5. Emotion through environment β€” hujan = sedih, matahari = harapan, dll

Latihan

  1. Ambil 1 ide dari bab sebelumnya
  2. Bikin character bible dengan Claude
  3. Bikin 3-act structure (10 scene)
  4. Tulis scene 1 (1 halaman, format screenplay)
  5. Minta feedback dari Claude/ChatGPT

Target: 1 naskah 3 menit, 10 scene, siap masuk storyboard.